Senin, 11 Agustus 2014

Sejarah Lambang Alumni FK-UMM

Awal Ramadhan 2014 atas perintah ketua umum panitia reuni, menginstruksikan pembuatan lambang ikatan alumni FK-UMM dengan keperluan akreditasi Fakultas Kedokteran yang telah memiliki lulusan baik dalam maupun luar negeri.

Alumni wilayah Borneo yang bernama "Abdullah" (Hamba Allah) segera meresponnya dengan membuat logo berupa bulan sabit merah yang terinspirasi dari pasukan penolong dokter yang sedang bertugas di Gaza ketika serangan Israel.
Logo tersebut bertuliskan semboyan khas Universitas Muhammadiyah Malang yaitu “Fastabiqul Khoirot” yang berarti berlomba-lomba mencari kebajikan/amal sholeh di bawah lingkaran tersebut dan diatasnya bertuliskan Universitas Muhammadiyah Malang dalam bahasa arab.

Lingkaran tersebut jika diperhatikan dengan seksama adalah berbentuk “Stetoskop” yang merupakan alat dari dokter untuk mendiagnosis pasien. Beberapa alumni menentang tulisan yang ada diatas sehingga meninggalkan tulisan fastabiqul khoirot saja.







Lambang matahari
Matahari yang melingkari stetoskop tersebut adalah lambang Muhammadiyah bersinar dua belas, yang melambangkan pengikut Nabi Isa AS yang setia atau disebut kaum Hawari. “Wahai’ sekalian orang-orang beriman! Jadikanlah kalian penolong-penolong (agama) Allah, sebagaimana ucapan Isa putra Maryam kepada kaum Hawary: “siapa yang bersedia menolongku (semata-mata untuk menegakan agama Allah), lalu segolongan bani Israil beriman dan segolongan (yang lain) kafir: maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang”.(al Quran Surat as-Shaf ayat 14)

Namun ada seorang pakar alumni yang berpendapat bahwa pembuat atau pengusul lambang ini terinspirasi dari lambang angkatan laut kekaisaran Jepang semasa perang dunia kedua mengingat alumni pembuatnya sangat menyukai cerita peperangan. Terlihat dari lencana emas para perwira Kaigun (Angkatan Laut Kekaisaran Jepang) yang biasa dikenakan di dada Laksamana Angkatan Laut. Diharapkan kemungkinan menjadi simbol pengatur dari para alumni yang dapat secepatnya berkumpul dari tempat yang berjauhan yang dipisahkan oleh laut.





Menentang penghapusan kata “Fastabiqul Khoirot”
Seorang alumni yang juga berperan aktif dalam proses pengusulan lambang alumni dr. Shonif Akbar menambahkan gambar tiga orang yang menjadi simbol ikatan. Hanya pertentangan antara warna-warni dan penghapusan kalimat “Fastabiqul Khoirot” masih menjadi jalan buntu. Sehingga dalam keadaan seperti sekarang masih menggunakan lambang yang lama yaitu “Fastabiqul Khoirot” Pada stetoskop dan bulan sabit merah yang dikelilingi sinar 12 matahari dengan dasar merah, dan dalam kesempatan lain menggunakan lambang bulan sabit merah dikelilingi simbol alumni.





Pro dan Kontra 
Simbol  bulan sabit merujuk pada gambaran visual bulan di langit dengan metode Rukyatul Hilal yaitu tanggal 13 Syawal 1435 H atau tanggal 9 Agustus 2014 hari dimana berdirinya AKU, namun sebagian alumni mempertentangkannya karena pada tanggal tersebut semestinya sudah hampir separuh bulan purnama.

Memilih menggunakan keduanya
Akhirnya ketika menjelang acara 9 Agustus 2014. Lambang alumni masih menggunakan dua lambang sementara yaitu kandang (home) dan tandang (away).

Ditemukannya solusi penggunaan lambang Alumni Kedokteran UMM (AKU)


Share This Article


Sebarkan !

2 komentar:

shodiq muhammad mengatakan...

Luar biasa panjang sejarahnya yg sbenarnya singkat :-D

Alumni Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang mengatakan...

Sejarah ditulis oleh pemenang begitu doks :-D

Setujukah anda dengan "dokter Layanan Primer"(DLP) ?