Rabu, 17 Desember 2014

dr. QQ : "Belajar Spesialisasi Kulit dan Kelamin harus ikhlas dan yakin meski diawal tidak mulus 100 %"

Menjadi ahli kulit dan kelamin atau dermatovenerology adalah impian  dr. Ryski Meilia Novarina atau yang akrab dipanggil dr. QQ. Dalam menempuh pendidikan spesialisasi kedokteran tentunya banyak mengalami tempaan suka dan duka baik selama di rumah sakit maupun saat melakukan penelitian tesis. Lembaran literatur dalam dan luar negeri menjadi makanan keseharian disamping makanan pokok yaitu nasi dan sayur mayurnya.
dr. Ryski Meilia Novarina, Sp.DV

dr. QQ ketika ditemui alumnikedokteranumm.com sedang berada di kota Ujung Pandang Makassar Sulawesi Utara. Oh, maaf maksud kami Sulawesi Selatan, maklum angin di Kota Makassar cukup kencang meniup lembaran mesin ketik alumnikedokteranumm.com. Di kota asal Pesepakbola legendaris dunia Ramang ini dr. QQ menyempatkan diri menemui alumnikedokteranumm.com dengan ramah memenuhi undangan permintaan wawancara di sela kesibukannya pasca diumumkannya kelulusan ujian untuk menjadi seorang ahli dermatovenerology ternama.Ucapan hamdalah berkali-kali diucapkan oleh ibu muda yang pandai membagi waktunya untuk keluarga dan bekarir ini terutama setelah dinyatakan lulus dari para penguji ahli dermatovenerology.

Tiga dari kanan, dr. QQ memotivasi alumnikedokteranumm.com
Tanda tangan dari ketua kolegium Dermatovenerology DR. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK(K) menjadi surat sakti penguat jerih payahnya selama ini. Entah angin badai diterjang, menangis berdarah-darah, hingga kelebayan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata setebal kamus Dorland sekalipun.


"Setiap orang pasti tidak akan menemui jalan yang mulus 100%. Tapi tetap pada komitmen awal saja, tetap semangat dan yakin bisa dilalui insya Allah semua lancar."

Nah, apa saja hasil wawancara dengan dokter wanita yang cantik ini, kita ikuti selengkapnya, hanya di alumnikedokteranumm.com

Assalamualaikum wr wb
Waalaikumussalam wr wb

Baik, mba dokter QQ bisa dijelaskan suasana hati anda hari ini ?
Maaf ... , pertanyaannya terlalu menyeramkan, saya kurang terbiasa.

Oh, ya maafkan saya. Baiklah bagaimana perasaan anda setelah lulus Sp.DV (Spesialis Dermatovenerology) ?
Sebenarnya ujian BOARD ini salah satu tahapan penting, salah 1 syarat kelulusan Spesialisasi IK Kulit dan kelamin di FK UNAIR.Masih ada beberapa tahapan yg harus dijalani, penelitian dan ujian komprehensif.

Insya Allah lulus resmi SpKK tahun depan....Mohon doanya ...

Amin ... ,  Bagaimana tahapan pendidikannya mbak dokter QQ ?
Tahapan pendidikannya, dimulai dr kuliah MKDU selama 1 semester. Ada ujian juga.. Setelah lulus baru disahkan mengikuti pendidikan di bagian atau prodi masing-masing.

MKDU itu Mata Kuliah Dokter Umum ... ?

Mata Kuliah Dasar Umum, dan bergabung bersama seluruh PPDS  program studi lain di dalam 1 ruang kuliah bersama.

Oh begitu, jadi dipersatukan begitu kemudian ?
Setelah masuk bagian, mulai dihadapkan kasus-kasus kulit. Bersyukur diizinkan Allah sekolah di UNAIR, kasus kulit di RSUD Dr.Soetomo bervariasi dan tergolong kasus-kasus yang sulit. Mengingat RSDS sebagai RS rujukan wilayah indonesia bagian Timur. Mulai belajar tanggung jawab sepenuhnya terhadap pasien yang kita rawat. Terasa berbeda bila dibandingkan masa coass yg masih berasa bisa berlindung dibawah staf/dokter yg membimbing ... he ... he ... (tertawa kecil renyah)

Bagaimana suka dukanya mbak QQ ?
Suka dukanya..menjalani PPDS Kulit dan Kelamin.. Semuanya dijalani dengan ikhlas saja. Setiap orang pasti tidak akan menemui jalan yang mulus 100%. Tapi tetap pada komitmen awal saja, tetap semangat dan yakin bisa dilalui insya Allah semua lancar. Bila melihat ke belakang, kita akan tahu itu hanya kerikil-kerikil kecil dan manis untuk dikenang.

Kerikil seperti batu oksalat UG itu mbak dokter ?
Oh, maaf bidang saya kulit bukan urologi, jadi Sampai pada tahap ini, melalui ujian Nasional kolegium Dermato Venereologi, saya merasa sangat2 bersyukur..keberkahan luar biasa..bisa menjalaninya dg lancar, dan dinyatakan Lulus Ujian Tulis dan OSCE. Dimana hasil keseluruhan didapatkan: OSCE lulus 100% (tingkat nasional) dan kelulusan ujian tulis hanya 48% dari seluruh universitas di Indonesia. Sangat amat bersyukur bisa melaluinya dan lulus langsung dari kedua ujian tersebut. Berkah dari Allah yang luar biasa, support, doa keluarga, bimbingan para dokter/staf dan guru besar FK UNAIR, dukungan moril sahabat dan teman, kerabat.. Saya haturkan terimakasih sedalam-dalamnya..

Terima kasih juga mbak.
Ya ?

Alumnikedokteranumm.com juga kan ?
Eh, iya

Nah, Mba QQ sebagai dokter senior mungkin ada yang mau disampaikan untuk adik-adik, terutama bagi yang mau mengikuti jejak Mbak QQ sebagai dokter ahli kulit ?
Bagi yang ingin menjalani pendidikan PPDS IK Kulit dan Kelamin.. Semangat pantang menyerah yaa.. Selalu ada jalan bila sudah ada komitmen dalam hati.
Cari 1 minat ketertarikan di bidang Kulit dan Kelamin yang bisa diajukan saat ujian tes wawancara. Tetap PD, tampilkan diri yang terbaik. Yakinlah BISA, dan Allah akan mengabulkan setiap doa dengan penuh kepercayaan pasti dikabulkanNya. Yang ingin sharing lebih lanjut boleh menghubungi saya..

Alhamdulillah begitulah wawancara dengan salah satu alumni yang membanggakan. Akhirnya dari kota Makassar yang kaya seni budaya laut ini kami mohon diri. Segera persiapkanlah kemampuan kita untuk meraih masa depan. Kisah inspiratif ini disponsori oleh Warung Ikan Bakar Makassar di sekitar pantai Losari, selamat menikmati ... ^_^ (dkn)

Baca Juga :




Dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, MARS Hadir Kembalidi DOME UMM

 


Share This Article


Sebarkan !

0 komentar:

Setujukah anda dengan "dokter Layanan Primer"(DLP) ?