Kamis, 04 September 2014

Sebagai Perantau dr. Anna Mariana Dukung AKU dari Jauh

Sebagaimana yang dialami alumni Kedokteran UMM lainnya (AKU). Alumanita yang kini berada di Provinsi Kalimantan Tengah tetap mendukung program-program dari AKU. Permohonan itupun ditanggapi oleh Amir AKU yang segera memerintahkan stafnya  untuk memberikan kesempatan bergabung bersama pada konferensi harian melalui grup online.

Adalah dr. Nahrulia dari angkatan 2003 yang menemukan dr. Anna Mariana melalui jejaring sosial yang kemudian turut mengundangnya dengan mengajukan permohonan penggabungan kepada Amir AKU dr. Dedy Irawan. Amir AKU melalui tangan kanannya dr. MFR yang juga menjabat sebagai Ajun Pembantu Dekan III dibawah dr. Iwan Sys, Sp.KJ segera memasukkan hasil temuan dari dr. Nahrulia tersebut untuk bergabung bersama.
dr. Anna Mariana bersama gadis kecilnya Nayra
dr. Anna Mariana disambut dengan sukacita oleh para anggota Dewan Kehormatan Alumni dengan rasa haru yang mendalam. Saat diminta pendapatnya oleh Divisi Intelejen Sub Bagian HAMAS (Hubungan AKU dengan Masyarakat), dengan perasaan haru biru dr. Anna menjawabnya melalui sambutan sederhana.

"Sebagai pengembara yang merantau di Pulau orang saya mendukung sepenuhnya pokoknya, lanjutkan ...". Kata dokter Alumanita tersebut dengan rasa haru.

"Perantauan tiada akhir.. hehee.. sudah jadi direktur ya di Hanau" sahut Amir AKU
"Wuih langsung dibalas ketuanya salam hormat pak ketua..wkwk...jadi direktur rumah tangga saja saya sudah mumet apalagi jadi direktur di Hanau ... aguz suzeno (dr. Agus Suseno, Red) tuh yang sudah jadi Kades di Sandul". Sahut dr. Anna dengan penuh canda tawa, diikuti para anggota dewan lainnya.

Sebagaimana yang kita ketahui daerah damai yang bernama Hanau adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Indonesia. Luas daerah yang masih alami itu 1.135 km2 dan berpenduduk kurang lebih 34.957 jiwa. Di kota Seruyan tersebutlah dr. Anna bersama suami tercinta dan gadis kecilnya yang bernama Nayra. Jarak antara kota Seruyan ke Palangkaraya yang merupakan ibukota Kalimantan Tengah sangat jauh dengan darat mencapai 6-7 jam, namun begitulah sebuah pengabdian. Dan jarak terdekat adalah Sampit dan Pangkal Bun itupun juga memakan waktu yang cukup lama.

Saat dr. Anna Mariana meminta Pin Blackberry milik Amir AKU, Isteri dari Amir AKU dr. R. Fadilla secara spontan menjawabnya.

 "Pak boz ga punya pin bb bu Anna ..." sahut Ibu AKU itu dengan tersenyum. diikuti tawa anggota dewan lainnya.

Share This Article


Sebarkan !

0 komentar:

Setujukah anda dengan "dokter Layanan Primer"(DLP) ?